Halo ketemu lagi dengan saya di sini… kali ini saya akan mempost tentang macam-macam sajadah di dunia. Langsung aja ya…
Sajadah digunakan kaum M uslim agar tetap
terjaga kebersihannya ketika melaksanakan shalat.
Pada awalnya sajadah merupakan kulit binatang
atau kain yang dibentangkan sebagai alas untuk melakukan ibadah shalat. Seiring
dengan perkembangan peradaban Islam di berbagai negara, maka sajadah juga ikut
berkembang.
Di Turki sajadah di buat dari benang wol
dan masih dibuat dengan tangan. Beberapa sajadah terbuat dari benang acrylic
dengan model timbul yang menarik. Bahan
acrylic sangat lembut menyerupai wol dan lebih ringan.
Salah satu sajadah besar diproduksi oleh
negara Belgia. Desain ekslusif dan elegan ini dibuat dari bahan viscose. Dalam industry tekstil, bahan viscose dikenal dengan sebutan bahan
kain rayon/viskosa. Bahan ini terbuat dari polimer organik dimana prosesnya
mirip pembuatan katun, tetapi serat yang dihasilkan semisintetis/sutra
sintetis.
Di Madinah, produk Cina mendominasi di
toko-toko kecil, dijual juga pakaian ihram, tasbih, sorban dan sangkok haji.
Untuk kualitas sajadah sendiri, kualitasnya jauh dibanding produksi Turki,
sehingga harganya sangat terjangkau.
Selain Cina, negara kita tercinta ini juga
berhasil menembus pasaran di Arab Saudi. Keunikan sajadah dari Indonesia adalah
rajutan dalam bentuk primadani yang terbuat dari akar wangi, dipadukan dengan
kain batik. Cirri khas sajadah akar wangi ini terletak pada aroma harum dan
alami yang dikeluarkan oleh akar-akar yang dirajut tersebut, selain itu motif
kain batik mengidentifikasikan asal
pembuat sajadah tersebut.
Berawal dari Franz Limiart, ketua kelompok
usaha bersama Zocha Graha Kriya, mempelopori pembuatan sajadah akar wangi di
kabupaten Garut bersama kelompok pengrajin akar wangi. Pengrajin sajadah ini
membuahkan hasil yang sangat besar, sehingga tidak hanya Garut saja yang
memproduksi, warga Pekalongan pun juga ikut serta. Permintaan sajadah akar
wangi meningkat dari tahun ke tahun untuk di ekspor ke negara-negara Arab Saudi
dan sekitarnya.
Masih ada satu lagi kain hasil karya pengrajin Indonesia yaitu tenun. Sajadah dibuat oleh pengrajin desa Troso di Jepara dengan kombinasi Tenun Ikat Troso. Motif khas yangbernuansa etnis tradisional dipadukan dengan ornamen Islamik menjadikan produk yang menarik untuk dibeli.Di jaman modern ini, sajadah masih menampilkan nuansa Islam seperti sajadah pada umumnya, tetapi lebih banyak memodifikasi dalam pemilihan bahan. Apapun sajadahnya, yang penting kita harus rajin shalat dan jangan sampai lupa...
Nah, segitu dulu post dari saya kali ini,
semoga bermanfaat….. see you……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar